IMG-20170904-WA0024

Bisa dikatakan, Kampus Pignatelli adalah satu-satunya kampus di Solo Raya yang paling berbau kopi. Kok bisa? Mari kita jalan-jalan di dalam kompleks kampus. Di dalam kompleks kita akan temukan sebuah gedung kaca yang menjadi kantor operasional CCTC (Coffee and Cocoa Training Center).

CCTC adalah sebuah kerja nyata Kampus Pignatelli untuk dunia industri kopi di Indonesia. Khususnya, untuk masyarakat pegiat dan penikmat kopi di kawasan Solo Raya. Paling tidak, keberadaan CCTC telah menjadi daya tarik bagi para pegiat kopi di Kota Solo akhir-akhir ini.

Senin siang, 4 September 2017, puluhan pegiat kopi di Kota Solo berkumpul dalam sebuah acara yang bernama “Kopi Lawu Coffee Community Gathering”. Acara ini menjadi momen pertemuan langka bagi para pebisnis kopi dari tingkat hulu sampai hilir. Mereka yang hadir yaitu: petani, roastery, pemilik cafe dan pedagang kopi.

Laela Nurohmah, manajer CCTC mengungkapkan bahwa acara ini menjadi pertemuan perdana komunitas pebisnis kopi di solo. Selama ini, pertemuan memang sering dilakukan tapi masih secara informal.

Coffee Community Gathering ini dibuka oleh Rm JB Clay Pareira, SJ (Ketua Yayasan Pignatelli) dan A Dian Setiati, SE (Direktur Eksekutif Yayasan Pignatelli) sebagai tuan rumah. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof Sri Mulato, Direktur CCTC. Pak Sri Mulato yang juga dikenal sebagai Profesor kopi Indonesia ini memberikan materi yang komprehensif tentang seluk beluk dunia kopi dari hulu sampai hilir.

Dalam sesi tanya jawab, terlihat bahwa banyak isu yang menarik diwacanakan oleh para aktivis kopi ini. Secara garis besar ada dua kategori yaitu: pertama, pembahasan kopi secara scientific. Kedua, praktek pengelolaan kopi. Pada akhirnya, pertemuan ini menjadi ajang saling berbagi pengetahuan tentang kopi baik dari sisi praksis maupun ilmiah.

Pada pertemuan ini forum juga menyepakati bahwa pertemuan perdana ini menjadi titik awal untuk pertemuan selanjutnya. Pihak Kampus Pignatelli juga mengharapkan bahwa kampus Pignatelli bisa menjadi base camp para pegiat industri kopi di Solo Raya sebagai bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan kepada industri kopi di Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *